Tuesday, May 7, 2013

contoh rpp

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
( R P P )



Satuan Pendidikan     :      MTs bcbcbcbcbcbbxxb
Kelas / Semester         :      VII / 2
Mata Pelajaran            :      Bahasa Inggris

Standar Kompetensi :      12. Mengungkapkan makna dalam teks tulis fungsional dan esei pendek sangat sederhana berbentuk descriptive dan procedure untuk berinteraksi dengan lingkungan terdekat.
Kompetensi Dasar    :      12.1.    Mengungkapkan makna dan langkah retorika dalam esei pendek sangat sederhana dengan menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancer dan berterima untuk berinteraksi dengan lingkungan terdekat dalam teks berbentuk descriptive dan procedure.

Sub Kompetensi Dasar : Mengungkapkan makna dan langkah retorika dalam esei pendek sangat sederhana dengan menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima untuk berinteraksi dengan lingkungan terdekat dalam teks berbentuk descriptive.

Indikator                   :      1.   Menggunakan berbagai informasi dalam teks deskriptif.
                                           2.   Mengungkapkan ciri kebahasaan dalam teks deskriptif.
                                           3.   Mengungkapkan stuktur teks deskriptif dengan benar.

Jenis teks                    :      Deskriptif.
Aspek / skill                :      Writing.
Alokasi waktu            :      2 x 40 menit.

1.        Tujuan Pembelajaran
Bila diberi sebuah gambar pada akhir pembelajaran, siswa secara akurat, lancar dan berterima dapat:


1.         Menentukan identifikasi sebuah gambar yang akan dideskripsikan dalam teks deskriptif.
2.         Menentukan deskripsi fisik dari gambar yang  akan dideskripsikan dalam teks deskriptif.
3.         Menyampaikan gagasannya terkait dengan teks descriptive.
4.         Menyampaikan pendapat secara tepat dan cepat dalam mendeskripsikan sesuatu sesuai dengan materi yang diajarkan.
5.         Mampu menulis teks monolog pendek berbentuk descriptive berdasarkan mind mapping yang telah dibuat.

2.        Materi Pembelajaran
1.         Teks deskriptif adalah teks yang mendeskripsikan atau menggambarkan tentang orang, tempat atau obyek.
2.         Teks deskriptif mendeskripsikan bagaimana merasakan, membau, melihat, merasakan dan menyuarakan sesuatu.
3.         Teks deskriptif dapat berupa sesuatu yang nyata.
4.         Generic structure :
a.         Identifikasi   : Mengidentifikasi obyek, orang, atau tempat yang dideskripsikan.
b.        Deskripsi      : Mendeskripsikan bagian-bagian, jumlah atau karakter dari obyek, orang, atau tempat yang dideskripsikan.
5.         Language features:
a.         Descriptive adjective
b.        Noun phrase
c.         Pronoun
d.        Tense ( Simple Present Tense )
6.         Contoh model pembelajaran teks deskriptif dengan Mind Mapping
3.        Model Pembelajaran/ Teknik : Mind Mapping

4.        Langkah-langkah Pembelajaran
1.         Opening activity
b.        Raising prayers
c.         Checking attendance
d.        Starting the day’s topic and explaining
e.         Motivating
2.         Main activity
a.         Exploracy ( Pre-writing )
1.        Guru menjelaskan tentang teks descriptive.
2.        Guru menunjukkan language features dari teks deskriptif.
3.        Guru menunjukkan dan menjelaskan generic structure dari teks deskriptif.
4.        Guru menunjukkan model pembelajaran teks deskriptif dengan Mind Mapping
b.        Elaboracy ( Whilst-writing )
1.        Guru membagi siswa menjadi 4 / 5 kelompok dengan berhitung secara bergiliran terlebih dahulu, nomer yang sama bergabung menjadi satu kelompok dan masing-masing kelompok dibagikan worksheet.
2.        Guru membagikan worksheet yang berisi gambar dengan identifikasi yang belum lengkap.
3.        Guru meminta masing-masing kelompok untuk mengisi bagian- bagian yang masih rumpang.
4.        Setelah selesai, masing- masing kelompok menulis sebuah teks descriptive pendek tentang gambar yang telah di buat mind mapping.
c.         Confirmacy ( Post-writing )
1.        Guru mendiskusikan jawaban dari masing-masing kelompok setelah mereka selesai mengerjakan sesuai dengan batasan waktu yang diberikan.
3.         Closing activity
a.         Summarizing
b.        Reflecting

5.        Media Pembelajaran
1. Gambar

6.        Sumber Belajar
a.       Buku teks yang relevan.
b.      Gambar-gambar yang relevan

7.        Penilaian / Assessment
o   Teknik : Tes tertulis
o   Bentuk : uraian
o   Instrument:
            Complete this Mind Map and make a short paragraph in descriptive text about Giraffe according to this Mind Map!
o   Pedoman Penilaian:
 Task 1                 :      Setiap jawaban benar memperoleh skor 20
                                    Jumlah skor maksimal 100
 Task 2                 :     
Nilai maksimal masing-masing elemen= 25
Nilai maksimal = 100
Nilai perolehan =

Nilai akir = Nilai Perolehan Task 1 + (2 X Nilai Perolehan Task 2) / 3

o    Rubrik Penilaian task 2
            Element
Score
Grammar
25
Spelling
25
Diction
25
Paragraph Development
25
Standard of each element:
Excellent
21-25
Very good
16-20
Good
11-15
Average
6-10
Poor
≤5




The Answer Key:
Task 1                  :      Contoh jawaban
 
Task 2                  :      Contoh jawaban

Giraffes are easy to identify with their long necks, skinny legs and distinctive spotted markings. They are the tallest mammals on earth. The approximate weight of giraffes is approximately 2,000 - 3,000 lbs for males; females weigh less than males. The approximate height is about 16 - 18 feet for males and about 14 - 16 feet for females.
Giraffes live in small groups in parts of Africa where food is adequate, south of the Saharan Desert. The habitat of giraffes is the open plains of the African savanna. Giraffes also live in the grassland or woodland where trees are present.  Giraffes prefer leaves from acacia trees. Acacia trees have thorns that keep most animals away; however, giraffes' long tongues can maneuver around the thorns to reach the leaves. They will also eat leaves of other trees, bark, and grass if necessary.
Female giraffes become sexually mature around 3 or 4 years old. The gestation or pregnancy period for a female giraffe is about 14 - 15 months. A female giraffe will give birth to a calf that stands about 6 feet tall and weighs approximately 150 lbs.





Guru Mata Pelajaran



bxbxbxbx
NIP. 4242424
bxbxbx, ................................2013     
Peneliti



xbxbxbxbx

Mengetahui
Kepala




vvzvvzsfsfsgsg
NIP.24242424252














Name
:

Class
:

Date
:

WORK SHEET

Complete this Mind Map and make a short paragraph in descriptive text about Giraffe according to this Mind Map!
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

Monday, May 6, 2013

SKTP KEPALA SEKOLAH

 

Data yang Diunggah ke Dapodik Harus Lengkap, Wajar, dan Benar

Jakarta (Dikdas): Tidak tercantumnya nama guru dalam Data Pokok Pendidikan, salah satunya, disebabkan pengisian instrumen data oleh operator sekolah tidak lengkap. Hal demikian diutarakan Supriyatno, S.Pd., M.A, Kepala Sub Bagian Data dan Informasi, Bagian Perencanaan dan Penganggaran, Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, menanggapi keluhan sejumlah guru yang namanya belum tercantum dalam Dapodik sehingga khawatir tidak dapat tunjangan.

Seharusnya data yang dimasukkan dalam aplikasi Dapodik lengkap. Jangan sampai ada variabel yang kosong dan terlewat diisi. Jika ada satu saja variabel tak diisi, maka data secara keseluruhan tidak bisa diolah. “Misalnya saya mengajar, tapi rombongan belajarnya (rombel) tidak diisi, bagaimana bukti mengajarnya?” ucapnya.

Data Pokok Pendidikan merupakan program pendataan yang digalang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menjaring tiga entitas data pokok pendidikan di seluruh Indonesia secara individual dan relasional. Tiga entitas data tersebut yaitu peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), dan satuan pendidikan. Penjaringan dilakukan secara daring (dalam jaringan—online). Instrumen pendataan pun dapat diunduh dari laman Dapodik.  

Secara teknis, kepala sekolah mengumpulkan instrumen pendataan terkait siswa, guru, dan sekolah. Data tersebut kemudian diserahkan kepada operator yang bertugas mengunggah data ke sistem Dapodik. “Sistemnya bukan individu guru yang mengisi, tapi operator sekolah. Karena yang punya akses, kan, operator,” jelas Supriyatno.

Dari mekanisme itu, Supriyatno menilai, tidak lengkapnya data yang diunggah ke sistem Dapodik merupakan tanggung jawab kepala sekolah. “Mereka tidak aware terhadap pentingnya data harus lengkap, wajar, dan benar,” tegasnya.

Ia mencontohkan pendataan Dapodik di Kebumen dan Indramayu. Tak ada komplain dari kedua kabupaten tersebut lantaran operator menjalankan tugasnya dengan benar. Maka ia berharap kepala sekolah memberi perhatian lebih kepada operator karena tugas mereka lumayan berat. “Sekolah-sekolah yang perhatian terhadap operatornya, operatornya bekerja dengan tenang. Semua variabel datanya dilengkapi. Mereka mulus saja,” ungkapnya.

Namun Supriyatno menggarisbawahi, aplikasi Dapodik tidak menentukan seorang guru mendapat tunjangan atau tidak, melainkan sekadar menyajikan data secara individual dan terelasi dengan sekolah dan rombongan belajar yang diemban/diampu. Dapodik sekadar bahan mentah yang digunakan Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar untuk menyalurkan tunjangan sesuai kriteria dan aturan yang telah ditentukan.

Hingga 11 April 2013 pukul 17.00 WIB, pendataan Dapodik telah berjalan 96,5 persen. Dari total 184.498 SD dan SMP di seluruh Indonesia, 178.049 sekolah telah memasukkan datanya dan sekolah yang belum terjaring berjumlah 6.449. Dua provinsi yaitu Kepulauan Bangka Belitung dan D.I. Yogyakarta telah 100 persen tuntas menjaring Dapodik.

Untuk mengejar ketuntasan pendataan dan meningkatkan kualitas Dapodik, Supriyatno mengerahkan 15 operator pendataan. “Kita banyak fasilitas layanan kepada sekolah agar mereka bisa memperbaiki data secara baik dan cepat,” tegasnya. Fasilitas tersebut di antaranya broadcast, telepon, jejaring sosial Facebook, surat elektronik (email), dan surat pos. Mereka pun siap melayani operator sekolah yang datang ke sekretariat Dapodik.    

Direktur Pembinaan PTK Dikdas Sumarna Surapranata, Ph.D mengatakan, data guru yang mendapatkan tunjangan diambil dari Dapodik. Selain itu, karena pendataan Dapodik belum mencapai 100 persen, maka pendataan dilakukan secara manual. “Yang kita gunakan secara total dengan Dapodik plus manual,” ucapnya.

Pengecekan secara manual dengan menghubungi operator sekolah melalui surat elektronik, pesan layanan singkat, atau surat pos. Pengecekan juga bisa melalui kepala sekolah dan dinas pendidikan setempat.* (Billy Antoro) 

(Dirjen Dikdas)

 

SK Belum Keluar Bukan Kiamat

Jakarta (Dikdas): Menanggapi sejumlah guru yang gelisah lantaran namanya belum terjaring dalam aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sehingga terancam tak mendapat tunjangan, Sumarna Surapranata, Ph.D., Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar, mengatakan mereka tak perlu khawatir. Jika data belum terjaring, kemungkinan besar pengisian instrumen pendataan oleh operator sekolah belum lengkap. Maka yang perlu dilakukan adalah melengkapi instrumen pendataan.

“Bagi guru yang tidak keluar SK-nya sekarang, itu bukan kiamat. Silakan melengkapi persyaratan-persyaratan, nanti di tengah jalan akan keluar. Haknya dari bulan Januari tidak hilang,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 9 April 2013. Setelah data lengkap dan Surat Keputusan (SK) keluar, guru mendapat tunjangan secara rapel tanpa ada pemotongan sepeserpun.

Sumarna mengakui, penjaringan Dapodik belum mencapai 100 persen. Itu terjadi lantaran banyak kendala di lapangan, seperti terbatasnya akses dan jaringan internet di sebuah daerah. Namun jumlahnya kecil, kini sekitar 3,5 persen.

Tapi bukan berarti pihaknya tinggal diam. Selain melalui Dapodik, penjaringan data dilakukan pula dengan pengecekan secara manual. Operator sekolah yang bersangkutan dihubungi baik melalui telepon, pesan layanan singkat, ataupun surat. Kepala sekolah dan dinas pendidikan setempat juga turut dihubungi. Dengan begitu, penjaringan instrumen pendataan akan cepat tuntas.

Sumarna menyampaikan, tunjangan khusus yaitu tunjangan untuk guru-guru yang mengabdi di kawasan yang tergolong daerah khusus telah tersalur 100 persen. Dana tunjangan dikirim ke rekening masing-masing guru. “Kalau tunjangan profesi baru tersalurkan sekitar 40 persen,” ungkapnya.* (Billy Antoro)

(Dirjen Dikdas)

Sunday, May 5, 2013

NRG SKTP & Cara Mengisi JJM Kepala Sekolah di Aplikasi Pendataan dapodik

catatanku :

 

Cara Mengisi Jumlah Jam Mengajar Kepala Sekolah Dasar di Aplikasi Pendataan selalu menjadi permasalahan para Operator sekolah. Karna dalam pengecekan data ptk sering terjadi kekurangan jumlah jam mengajar.
Beberapa hari ini saya mendapat email dan chat yang menayakan bagaimana Cara Mengisi Jumlah Jam Mengajar Kepala Sekolah Dasar di Aplikasi Pendataan karena para operator sekolah dasar banyak mengalami eror di JJM kepala sekolah.

Sekarang bagaimana solusinya bagi sekolah yang mempunyai cukup guru.

Berikut hal yang harus di perhatikan adalam mengisi Jumlah Jam Mengajar Kepala Sekolah Dasar di Aplikasi Pendataan
1. Kepala Sekolah SD Di Mapping Di Rombel khusus Kls Tinggi (4,5,6)
2. Mapel Yag Diampu Adalah mapel Yg Diajarkan Guru Kls Seperti PKn,BINDO,IPA,IPS,MTK,SBK.
3. Tugas Tambahan Kepala Sekolah Cukup 18 Jam
4. Cara Penentuan Jamnya tinggal bagaimana anda memlih mapel utk KS tsb!!! contoh SBK bisa saja ngambil kelas 4 dan 5 jumlahnya jdi 8 jam… krna SBK 4 jam tuk kelas tinggi! atau misal IPS bisa saja cuma di 2 rombel Karena IPS 3 jam..!!
5. 6 Jam Minimal Sudah Cukup Bagi KS Jika Di 2 Rombel Sudah Mencukupi Maka Tak Perlu Lagi Mapping Ke Rombel Yg lain Jadi Bukan harus Semua Rombel 4, 5, 6 tpi memilih..!! bisa semuanya bisa salah satu
6. Jangan Isi Ks Di Maping Rombel Dengan Mata Pelajaran “Guru Kelas SD/MI” Tapi Mapel Sesuai Yg Diajarkan Karena Rombel Akan Menjadi Tidak Normal, JJM Akan Berlipat Ganda
7. Jangan Isi Ks Dengan Mapel Mulok Karena Mapel Mulok Banyak Ragamnya
8. Jangan Isi Ks Dengan Mapel PAI Dan PJOK Karena Mapel Itu Khusus Yang Sertifikasi Dengan Mapel Tersebut.
9. Itu beberapa Aturan Main Sekarang & Pertimbangan Yg Harus Dilihat dalam Penentuan KS Sertifikasinya Linear Atau Tidak. Jangan Terlalu Bergantung Ke Pengecekan PTK.
Ini adalah hasil jam mengajar kepala sekolah : tgl 31/03/2013

dan
 
cek NRG dan SK TP
http://116.66.201.163:8000/#
116.66.201.163:8000/index.php?var=viewsk&ref=3#